Banjar panas bukan cuma karena matahari, tapi juga dari ketatnya persaingan di lintasan MLDSPOT Autokhana Championship putaran kedua. Dimulai sejak pagi sampai malam di hari Sabtu (19/7), Sirkuit Terminal Bus Tipe A Banjar kemarin jadi saksi lahirnya pemenang baru dari berbagai kelas.
Ada apa aja sih keseruan di putaran kedua MLDSPOT Autokhana 2025? Nih gue jabarin satu persatu!
Adrian Septianto Pimpin Kelas F
![]()
Setelah sempat zonk di putaran pertama, Adrian Septianto akhirnya bener-bener tancap gas dan keluar sebagai jawara Kelas F. Catatan waktunya: 39,358 detik, paling cepat dibanding siapapun di kelas ini. Pembalap andalan Whooosah Motorsport ini seakan bayar lunas semua kesalahan sebelumnya.
Sementara itu dua wakil Toyota Gazoo Racing Indonesia, Adrianza Yunial dan Anjasara Wahyu, harus puas di posisi kedua dan ketiga. Tipis banget sih jaraknya — cuma beda sepersekian detik doang dari Adrian.
Buat lo yang belum kenal Adrian, dia juga turun di Kelas A dan finish kedua di bawah rekan setimnya sendiri. Jadi, udah bisa dibilang weekend-nya Adrian? DUA JEMPOL.
Herdiko Berhasil Curi Podium Kelas A
![]()
Di sisi lain, Kelas A berhasil dimenangin sama Herdiko Setyaputra. Catatan waktunya: 38,620 detik, unggul cuma 0.043 detik dari Adrian yang di sini duduk di podium kedua. Meleduk banget, dan makin manis karena doi juga sempet nyaris naik podium di putaran pertama Kelas F — sebelum disalip Anjasara Wahyu.
Nggak ketinggalan, posisi ketiga diisi Auddy RG, yang juga dari Whooosah Motorsport. Praktis, tiga besar Kelas A didominasi sama satu tim. Jadi nggak heran sih kalau Whooosah makin disorot — mereka juga nyumbang banyak waktu terbaik di hasil team time trial.
Alinka Hardianti juga tampil konsisten. Di Kelas Wanita, dia kembali jadi yang tercepat dengan waktu 39,931 detik, unggul cukup jauh dari pesaing-pesaingnya.
Ditutup dengan Pecah Oleh Shaggydog!
![]()
Setelah balapan beres, penonton nggak langsung bubar. Malah makin rame pas langit Banjar makin gelap. Panggung diwarnai band-band lokal kayak Coffee Break dan Faith & Fate, tapi puncaknya jelas waktu Shaggydog naik.
Setlist-nya padat, bertenaga, dan penuh nostalgia. Mulai dari “Kembali Berdansa”, “Doggy Doggy”, sampai “Spesial Buat Kamu” dan “Honey”, semua dilibas tanpa ampun. Tapi momen paling epik? Penonton nyanyi bareng di lagu pamungkas “Di Sayidan” tanpa iringan musik. Merinding, bro.
Acara ini beneran nempel di kepala memorinya, soalnya agenda padat dari jam 7 pagi sampai hampir jam 11 malam. Tapi capeknya kayak nggak berasa, apalagi kalau lo ada di antara ribuan penonton yang teriak keras di depan panggung.
Gak cuma ajang adu cepat, MLDSPOT Autokhana 2025 di Banjar ngebuktiin kalau balapan dan hiburan bisa ngegas bareng—dari tikungan sampai panggung, semuanya pecah!
Tunggu cerita gue soal momen balapan di Autokhana selanjutnya ya, bro!
(PC)




Comments